Archive for July, 2008

Hai Anggi

Friday, July 18th, 2008


Hai Anggi

oleh: Jikustik

Hai anggi coba kau baca suratku ini
Yang ku tulis dengan diterangi
Dengan kunang-kunang malam

Hai anggi ku ingin kau menampak disini
Melawan dinginnya kabut gunung
Yang sedang kudaki

Dari sini ku bisa melihat
Terbit matahari usir gelap
Tak pernah lupa aku bayangkan
Kau tersenyum dengar pengakuanku

Reff:
Mungkin ini puncak yang ke sekian
Yang kudaki dan bisa ku taklukkan
Tapi hanya ada satu hati
Yang bisa menembusku
Dan takhlukkan ku

Hai anggi kucoba menyentuh embun pagi
Sungguh berbeda dengan yang biasa
Kau temui disana

Dari sini ku bisa melihat
Terbit matahari usir gelap
Tak pernah lupa bayangkan
Kau tersenyum dengar pengakuanku

Kematian adalah suatu kepastian

Wednesday, July 9th, 2008

Dulu, saya sering menonton sinetron. Drama Korea-Jepang juga. Saya pikir, cerita tentang dokter yang memvonis sisa hidup pasiennya hanya ada di adegan drama-drama itu. Ternyata saya baru merasakan sendiri sekarang. Dokter memvonis hidup ‘x’ hanya tinggal 3-6 bulan lagi.

Kita memang tidak tahu kapan kita mati. Sewaktu-waktu kita bisa mati. Hanya Allah SWT yang tahu. Beda saya dan ‘x’ adalah, saya tidak tahu kapan saya mati sedangkan ‘x’ tinggal menghitung hari. Sekali lagi, bukannya saya percaya dengan dokter tersebut. Karena saya hanya percaya takdir Allah SWT. Tapi, apakah kalian bisa merasakan seandaianya kalian jadi ‘x’ ? menjadi seseorang yang kematiannya mendekat dalam hitungan mundur?

Takut? Itu pertanda saya belum siap mati. Padahal, mati tidak mengenal ‘siap’ atau tidak, mati juga tidak mengenal ‘tahu sisa hidup’ atau tidak. Jadi bagaimana? Persiapkan saja diri ini sebaik mungkin, sedari sekarang.. Agar bisa menghadapNya dalam keadaan terbaik..

..::catatankakisiimut : Akhir July ini aku mau pulang ke Jember.. Semoga masih sempat.. akhircatatankakisiimut::..

Pesta Buku Jakarta 2008

Monday, July 7th, 2008

Minggu, 6 July 2008 12:00, saya dan teman-teman pergi ke Istora Senayan. Kebetulan hari ini adalah hari terakhir event Pesta Buku Jakarta 2008. Karena minat bacaan kami berbeda-beda, maka kami sepakat berpencar, dan berkumpul kembali di depan pusat informasi pukul 16:00.

Waw.. Kalap.. Saya berusaha manangkap kilasan cover buku-buku yang dijual. Saya telusuri satu per satu stand-stand buku di situ. Tentu saja, tujuan saya jelas, membeli 1 buah buku buat adik sebagai hadiah setelah penerimaan raport kemarin. Hmmm. Sudah pasti, buku agama penting sekali untuk anak seusia dia, 11 tahun. Maka saya putuskan mencari buku agama buat adik.

Setelah muter sana-muter sini. Akhirnya dapat. Buku berjudul “Sejarah Hidup Muhammad SAW ~untuk anak”. Wah, saya pikir, bagus nih. Saya baca sekilas. OK, saya beli. Saya ingin adik saya jadi wanita yang sholehah.. Yang mengerti, memahami dan mengamalkan Islam sesuai AlQuran dan Sunnah Rasulullah SAW sedari sekarang. Amin.

Semoga buku ini bermanfaat untukmu Dik.. Baca ya.. Semoga dirimu merupakan salah satu dari golongan orang-orang yang beruntung.. “Alfirqotun An Najjiah”. Amin..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.