July 9, 2008...7:34 am

Kematian adalah suatu kepastian

Jump to Comments

Dulu, saya sering menonton sinetron. Drama Korea-Jepang juga. Saya pikir, cerita tentang dokter yang memvonis sisa hidup pasiennya hanya ada di adegan drama-drama itu. Ternyata saya baru merasakan sendiri sekarang. Dokter memvonis hidup ‘x’ hanya tinggal 3-6 bulan lagi.

Kita memang tidak tahu kapan kita mati. Sewaktu-waktu kita bisa mati. Hanya Allah SWT yang tahu. Beda saya dan ‘x’ adalah, saya tidak tahu kapan saya mati sedangkan ‘x’ tinggal menghitung hari. Sekali lagi, bukannya saya percaya dengan dokter tersebut. Karena saya hanya percaya takdir Allah SWT. Tapi, apakah kalian bisa merasakan seandaianya kalian jadi ‘x’ ? menjadi seseorang yang kematiannya mendekat dalam hitungan mundur?

Takut? Itu pertanda saya belum siap mati. Padahal, mati tidak mengenal ’siap’ atau tidak, mati juga tidak mengenal ‘tahu sisa hidup’ atau tidak. Jadi bagaimana? Persiapkan saja diri ini sebaik mungkin, sedari sekarang.. Agar bisa menghadapNya dalam keadaan terbaik..

..::catatankakisiimut : Akhir July ini aku mau pulang ke Jember.. Semoga masih sempat.. akhircatatankakisiimut::..

1 Comment

  • If I know how much time I still have..
    -tetep semangat & berusaha
    -ngeri..-> belum siap
    -rajin mendekatkan diri kepada-Nya..
    -pasrah..
    -hope there is a miracle..
    Prediksi seorang dokter, kan bs saja salah. Dokter jg manusia.. betul??

    Smoga X diberi ketabahan, dan jgn sgera putus asa. Allah pasti memiliki rencana yg indah. Cobaan yg diberikan oleh-Nya, itu merupakan bukti klo Allah masi sayang sama kita.

    Mbul.. sabar ya.. Jika butuh pundak bwt menangis, just call me hon…;)


Leave a Reply