Malam Takbiran

Friday, October 12th, 2007

“Allahuakbar…Allahuakbar..Allahuakbar..laailahaillallahu wallahu akbar..
Allahuakbar walillahil hamd..Allahuakbar kabiiraa..
walhamdulillahi kathiiraa..wasubhanallahi bukratan wa asiilaa..
laa ilahaillallahu walaa na’budu illa iyyahu mukhlisiina lahuddiin..
walau karihal kaafiruun..laa ilahaillallahu wahdah..
sodaqo wa’dah..wanasoro ‘abdah..wa-a ‘azza jundahu wahazamal ahzaba wahdah..
la ilaha illallahu wallahu akbar..allahuakbar walillahil hamd..”

Entahlah, saya ga tau apa namanya.. saat mendengar Takbir berkumandang, saya jadi merinding.. saya jadi ingin menitikkan air mata.. saya jadi terharu.. saya jadi sedih.. saya jadi senang.. macam-macam perasaan yang sedang saya rasakan di malam Takbiran ini..

Ada kalanya kita tidak selalu bisa mengkondisikan diri kita untuk selalu optimis.. kadang kita lupa untuk optimis.. kadangkala kita menganggap bahwa diri kita lah yang paling sedih di dunia.. sehingga merasa layak untuk sedih berlarut-larut.. kadang kita lupa bahwa kita tidak sendiri.. kadangkala kita lupa kita tidak kesepian.. kadangkala kita lupa bahwa ada begitu banyak orang yang sangat sayang pada kita..

Termasuk hari ini, entah darimana datangnya perasaan ini.. saya merasa sendirian karena jauh dari orang tua dan orang-orang yang menyayangi saya.. saya ingin menangis.. sampai akhirnya saya mendengar, ada SMS masuk.. tidak hanya satu SMS, tapi puluhan jumlahnya.. SMS itu berisi ucapan-ucapan selamat hari raya Idul Fitri..

Terimakasih untuk yang udah SMS.. semoga kita semua menjadi muslim&muslimah yang lebih baik lagi setelah ramadhan ini.. mari saudaraku kita menjadi muslim&muslimah yang lebih baik lagi.. mumpung masih ada waktu untuk memperbaiki dari..

Minal Aidin Walfaidzin.. Maafkan saya lahir dan batin ya.. met Lebaran.. ^^

One comment on “Malam Takbiran

  1. dian purwa says:

    Ya memang benar. Kalau kita ditanya, tentang apa yang paling mudah berubah dalam diri kita. Tentu jawabannya adalah HATI. Hati manusia tidak bisa ditebak. Kemana arah condongnya ia. Bahkan hati kita sekalipun. Mungkin hari ini kita mencintai seseorang, namun besok bisa jadi dia menjadi orang yang sangat kita benci. Yah, emang hati ini bukan milik kita. Hati ini milik Allah. Dia lah yang dengan mudah membolak-balikkan hati kita sesuai dengan kehendak-Nya. Sebagaimana sabda Rosulullah dalam hadist yang shohih, “Hati-hati manusia berada di antara jari-jari Allah, Dia akan membolak-balikkannya sesuai dengan kehendaknya.” Oleh karena itu Rosulullah selalu menganjurkan sahabatnya untuk membaca doa, “ya muqollibal qulub, tsabbit qolbi ‘ala dinika” (wahai yang membolak-balikkan hati, balikkan lah hatiku kepada agamamu), dan do’a tersebut juga menjadi do’a yang paling sering di baca oleh Rosulullah sebagaimana dalam riwayat yang shahih ummul mukminin Ummu Salamah ra berkata,”doa yang paling sering dibaca Rosulullah adalah ya muqollbal qulub…”.

    Maka barangsiapa yang mencari kecintaan dari manusia dengan bermasksiat kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya dan Allah akan buat manusia berpaling darinya. Tapi barang siapa yang mencari ridho Allah, maka Allah akan ridho padanya dan Allah akan membuat manusia mencintainya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: